Dugaan Korupsi Bank Sumut yang Menyeret Nama Wakil Walikota Medan!
BorgolNews.Online | MEDAN – Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) mendadak riuh pada Kamis (9/4/2026). Massa dari Pemuda Pejuang Demokrasi (PEDANG DEMOKRASI) menggelar aksi unjuk rasa menuntut penegakan hukum yang adil tanpa tebang pilih.
Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Doni Kurniawan, dengan lantang menyuarakan dugaan skandal korupsi dan penyalahgunaan wewenang terkait Kredit Modal Usaha tahun 2012 di PT Bank Sumut KCP Krakatau. Kasus senilai Rp2,2 miliar yang dikucurkan kepada CV HA Group ini diduga sarat masalah dan merugikan negara.
“Kami minta hukum jangan tajam ke bawah tapi tumpul ke atas! Meski saat ini ZH menjabat sebagai Wakil Walikota Medan, hukum harus tetap tegak. Diduga beliau adalah pimpinan KCP Krakatau saat pencairan itu terjadi, maka beliau harus bertanggung jawab!” tegas Doni di depan Kantor Kejati Sumut.

Doni pun mempertanyakan serius status ZH terkini, dimana berdasarkan informasi yang bersangkutan telah diperiksa pada 18 November 2025 lalu.
“Mengapa hingga saat ini sudah bulan April tahun 2026 tak ada juga perkembangan yang berarti?, ada apa dengan Kejati Sumut yang terkesan mempeti-es-kan kasus tersebut? Padahal di kasus-kasus korupsi lain Kejati Sumut cukup agresif dan cepat, bahkan selalu mengupdate perkembangannya kepada publik. Ini mengapa Kejati Sumut terkesan lamban menyasar kepada pimpinan Kantor Cabang Pembantu Krakatau yang memimpin pada tahun 2012? Padahal yang kami tahu sudah ada satu tersangka dalam kasus ini, namun tersangkanya hanya seorang analis kredit berinisial LPL,” tandasnya.
