Ketua Umum KOMDAM SUMUT, Ustadz Bukhari Al Hafidz atau akrab disapa Ustadz Gondrong, menegaskan pentingnya kolaborasi pemuda, ulama, dan pemerintah dalam membangun wilayah pesisir Melayu.
Dakwah adalah kewajiban setiap orang. Gelar ‘PNS’ yang kami sandang di sini bukanlah Pegawai Negeri Sipil, melainkan Pegawai Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam,” tegasnya penuh semangat.
Sultan Deli XIV dan Staf Ahli Wali Kota Medan dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat silaturahim dan persatuan antar-puak. Menurutnya, hal itu akan menjadikan bulan suci lebih bermakna dalam kehidupan sosial.
Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas bakat dan keberanian mereka. KOMDAM SUMUT berharap semangat “Gebyar Ramadhan” ini terus menjadi energi positif bagi dakwah dan pelestarian budaya Melayu di Sumatera Utara. (Red/01)
